Kata
Penutup
Bagi yang baru pertama kali bertemu,
salam kenal. Untuk pembaca setia, halo! Aku D. Terima kasih banyak telah
mengambil dan membaca buku ini.
Aku menerima Penghargaan Khusus
di Divisi Penulis Profesional pada Kontes Novel Web Kakuyomu ke-9
(KakuyomuCon9) untuk karya ini yang sebelumnya berjudul *Kehidupan
Berbalik—Dikhianati dan Difitnah, Aku Tanpa Sengaja Menolong Gadis Paling
Cantik di Sekolah*. Dengan penghargaan ini, aku akhirnya debut sebagai penulis.
Agak aneh rasanya debut di
divisi profesional, tetapi di KakuyomuCon8 tahun lalu, aku memenangkan
Penghargaan Comic Walker untuk karya lain, sehingga meski belum debut sebagai
novelis, aku bisa mendaftar di divisi ini. Ketika memposting versi web cerita
ini di Kakuyomu, sejak bab ketujuh (adegan pertama kali munculnya Ai), aku
mulai menerima banyak respons yang sangat antusias. Aku bahkan mendapat
komentar dari pembaca luar negeri, dan walau harus bergantung pada kemampuan
bahasa Inggris seadanya atau menggunakan situs penerjemah, interaksi ini sangat
berkesan bagiku.
Sering kali, komentar dari
pembaca yang mungkin lebih paham tentang cerita ini daripada aku sendiri,
memberi dorongan luar biasa. Akhirnya, aku melewati jumlah kata yang ditetapkan
dan berhasil lolos ke babak penyisihan dan mendapatkan penghargaan. Aku yakin
bahwa lebih dari separuh alasan keberhasilan ini adalah dukungan penuh dari
para pembaca.
Tema utama buku ini merangkum
sisi gelap manusia, yaitu perselingkuhan dan perundungan. Saat menulis versi
web, banyak komentar yang masuk mengenai isu perundungan. Di berita, kita
sering mendengar kasus siswa muda yang putus asa hingga bunuh diri karena
bullying, dan hal itu sungguh menyakitkan hati. Di kolom komentar maupun pesan
langsung di media sosial, ada yang bahkan membagikan pengalaman nyata mereka,
baik korban maupun guru yang menghadapi dilema ini. Mendengar bahwa karya ini
mampu memberi sedikit dukungan atau harapan, aku merasa sangat bersyukur telah
menulisnya.
Aku ingin berbicara sedikit
tentang proses penulisan. Sebagian besar novel web tentang perundungan
menggambarkan orang dewasa yang lebih peduli pada keselamatan diri sendiri.
Namun, aku ingin menulis novel di mana orang dewasa benar-benar bertindak
sesuai tanggung jawab mereka. Aku juga ingin menggabungkan isu perselingkuhan
dan menunjukkan bagaimana sang tokoh utama, yang hancur, perlahan-lahan mulai
bangkit kembali. Maka, aku menciptakan karakter-karakter pendukung yang tulus
seperti teman, keluarga, dan guru untuk mendukung sang tokoh utama yang pada
dasarnya memiliki jiwa yang kuat.
Karakter yang mendapat respons
paling besar di versi web adalah Miyuki, teman masa kecil sang tokoh utama yang
berselingkuh. Sebagai siswi teladan, ia takut mengambil jalan yang salah, yang
akhirnya membuatnya melindungi diri sendiri. Sayangnya, ia dimanfaatkan oleh
Kondo, sosok antagonis yang memulai perundungan. Dia adalah sosok utama dalam
subplot cerita ini, yang menunjukkan bagaimana dia mulai menghadapi
kesalahan-kesalahannya. Meskipun mungkin belum terlihat sepenuhnya dalam buku
ini.
Perbedaan utama versi cetak ini
dengan versi web adalah adanya penambahan adegan awal dan lebih banyak
interaksi antara Eiji dan Ai. Aku berharap versi cetak ini dapat dianggap
sebagai versi “definitif.”
Akhir kata, aku ingin
menyampaikan terima kasih! Untuk ilustrator Higeneko, terima kasih atas
ilustrasi yang indah. Karakter dalam cerita ini benar-benar hidup berkat
karyamu. Saat pertama kali melihat desain karakter, aku sangat terkesan. Aku
berharap kita bisa bekerja sama lagi di masa depan.
Untuk editor yang mendampingiku,
terima kasih banyak atas segalanya. Setiap kali saya menerima saran dan masukan
darimu, aku selalu takjub dengan pemahamanmu yang sangat mendalam tentang
cerita ini. Berkatmu, kami dapat mengembangkan *Kehidupan Berbalik* ini lebih
jauh. Aku benar-benar tidak dapat mengungkapkan betapa bersyukurnya aku.
Aku juga ingin mengucapkan
terima kasih kepada semua pihak di Sneaker Bunko, tim pengelola situs Kakuyomu,
dewan juri kontes, dan semua yang terlibat. Terima kasih banyak!
Aku berharap kamu berkenan
membayangkan bagaimana hubungan Eiji dan Ai berkembang, bagaimana mereka bisa
bangkit dari luka batin, serta bagaimana para tokoh antagonis seperti Kondo dan
Miyuki menghadapi konsekuensi dari tindakan mereka. Saya berharap kita bisa
bertemu lagi di volume berikutnya.
Terima kasih banyak kepada
semuanya!
Tidak ada komentar:
Posting Komentar